Museum Gajah, Tempat Kebudayaan Indonesia Berpadu
16 May 2011 Leave a Comment
in Jakarta, Travelling
Heh?Museum Gajah? Apa ini museum khusus untuk Gajah? huehehe… Ternyata bukan…Nama lain dari Museum ini adalah Museum Nasional dan letaknya tepat di Seberang Tugu Monas di Jalan Medan Merdeka Barat. Angkutan umum yang paling mudah digunakan untuk kesini adalah dengan menggunakan bus TransJakarta alias busway Koridor 1 dan berhenti di halte Monumen Nasional. Letaknya tepat di seberang halte dan kalian ga mungkin melewatkan museum ini karena di pelataran museum terdapat patung gajah
Tiket masuk museum ini Rp.5000,-/orang dan buka setiap hari kecuali hari Senin dan Hari Besar. Kesan pertama, sepertinya biasa2 saja ini museum, dari pilar2nya terlihat seperti di Yunani
hehe… Tapi begitu masuk ke dalam, ternyata ruangannya besar buangeeet… dan disini sama sekali ga ada gajahnya. Isinya adalah kumpulan benda2 kebudayaan dari seluruh Indonesia, dari jaman bahula sampai jaman yeah…sebelum modern dikit.
Ada sedikit2 koleksi benda2 dari negara lain, tapi jika kalian ingin melihat betapa kayanya budaya Indonesia maka cobalah berkunjung ke museum ini. Tiket Rp.5000,- pun worth it walaupun hanya wisata museum. Kalian akan dibawa berjalan2 dari ujung Timur sampai ujung Barat Indonesia
Museum ini terbagi menjadi beberapa bagian, dari bagian Sejarah, Etnis, Koleksi Prasejarah, Kain, Keramik sampai Rumah Adat. Lengkap banget,kan? Jangan khawatir tersesat karena di dekat pintu masuk terdapat peta, jadi kalian bisa merencanakan mau mulai dari mana dulu. Aku memulainya di ruangan etnis. Kita disambut dengan peta Indonesia 3D yang besaaar dan foto masyarakat etnis masing2 pulau di dinding. Lalu, kita bisa mulai menikmati berbagai macam benda2 etnis dari gamelan, miniatur becak, sampai alat2 upacara.
Ruangan lainnya menyimpan miniatur berbagai macam rumah adat dari seluruh indonesia, keramik porselen dari China dari berbagai dinasti, bahkan ada pula yang dari Thailand
Selesai mengelilingi ruangan ini, kalian akan menemukan batu2 prasasti di bagian luar museum dengan berbagai ukiran dan tulisan yang dipahat di atasnya. Kemudian kalian pun akan menemukan ruangan lainnya yang menyimpan koleksi kebudayaan dari negara lain seperti Thailand *I saw the pictures of Ayuthaya where I visited before at 2009
It brings back memories huehehe…*
Selesai pada bagian dari museum ini, kalian bisa melanjutkan ke bagian kanan dari museum gajah. Ada apa,ya disini? Di bagian museum yang ini, suasananya agak lebih modern dikit *mungkin karena gedungnya yang masi baru,ya* Terdiri dari 4 lantai yaitu Manusia & Lingkungan, Ilmu Pengetahuan & Teknologi, Organisasi Sosial dan Emas & Keramik. Masing2 lantai memiliki koleksi tersendiri sesuai dengan kategori diatas.
Monumen Nasional (Monas)
08 Apr 2011 Leave a Comment
in Jakarta, Travelling
Pasti semua uda tau Monumen Nasional alias Monas,kan? Yep…Salah satu tempat rekreasi khas Jakarta dan setelah 5 tahun-an di Jakarta dan 6 bulan bolak balik lewat di depan Monas, baru kali ini aku menyempatkan maen kesana
Trus?Gimana caranya kesana?
Monas terletak di dekat gambir dan memiliki banyak pintu akses *termasuk pagar bolong yang bisa langsung dilewati untuk masuk kedalam tanpa harus lewat pintu utama* Tapi bagi yang naek mobil, mungkin harus masuk melalui pintu gerbang yang ada di seberang balai kota. Dan bagi yang bepergian menggunakan angkutan umum, cara paling gampang kesana yaitu dengan menggunakan bus TransJakarta alias busway koridor 1 dan berhenti di halte Monumen Nasional.
OK…uda berhenti di halte tersebut, tapi kok ga liat ada pintu masuknya?
Nah…ini,nih yang bikin aku bingung juga awalnya. Tapi pas kita nyebrang dan lagi cari2 ada bapak2 yang baik hati memberitahu kalau masuknya ga usah jalan jauh ke pintu utama, itu disitu ada pagar yang cukup gede yang bisa dilewati 1 orang *Nah lo??…* Kita diam sebentar untuk melihat apa sih yang dimaksud bapak itu dan ternyata benar…ada beberapa orang yang menerobos masuk di-antara pagar2 hahahaha…
Sebenarnya ga masalah,sih karena masuk ke lapangan disekitar Monas pun FREE ^_^ Lapangan di sekitar monas pun gede banget dan banyak orang2 lokal yang menggunakan tempat ini untuk olahraga, piknik, latihan atau cuman jalan2 santai.
Untuk bisa masuk ke Tugu Monas, kalian harus melalui pintu masuk yang ada di seberang tugu Monas melalui terowongan bawah tanah. Monas dibuka untuk umum dari jam 08.00 – 15.00. Harga tiket pun cukup murah Rp.2.500,-/orang dan kalau weekend lebih baik kalian datang kesini pagi2 karena rame banget. Tiket ini pun hanya untuk sampai ke pelataran tugu Monas saja. Untuk bisa naik sampai ke puncak Monas, kita harus beli tiket lagi Rp.7.500,-/orang dan tempat penjualan tiket ada di pelataran bukan di pintu masuk. Tiket menuju puncak pun hanya dijual sampai jam 14.00 saja.
OK…di area luar tugu Monas, kita bisa menikmati ukiran2 jaman kemerdekaan di sekeliling tugu. Kemudian di lantai paling bawah di dalam tugu, kita bisa menikmati diorama2 dari jaman perang sampai Indonesia merdeka. Yang unik diorama ini dibuat 3 dimensi, sehingga seolah2 kita melihat diorama tersebut beneran. Tiap2 diorama pun diberi keterangan sejarah dalam bahasa indonesia dan inggris
Dari sini, kita bisa naik ke pelataran untuk membeli tiket menuju puncak Monas, tapi sayangnya pas aku datang, antriannya padat banget dan memerlukan waktu sekitar 2 jam untuk bisa naik ke atas karena lift yang tersedia hanya satu dan hanya bisa menampung sekitar 10 orang *bisa dibayangin kan di dalem kayak ikan sarden kalengan
*
Selain itu terdapat 1 ruangan yang diberi nama ruang kemerdekaan. Ruangannya gelap dan hanya mengandalkan cahaya dari lubang2 tembok *Ini emang dibikin begini atau lampunya mati,ya?* dan disini terdapat 1 pintu emas besar, dimana pada jam2 tertentu pintu ini dibuka dan terdengar rekaman suara Bung Karno membacakan teks proklamasi.
Well…that’s it… Selain itu, kalian bisa ke bagian tugu di tingkat ketiga dengan menaiki tangga di sebelah kiri lift untuk mencapai pelataran kedua untuk mendapatkan pemandangan kota Jakarta di sekitar tugu Monas ^^
Taman Bunga Nusantara, Puncak
30 Sep 2010 2 Comments
in Jakarta, Travelling
Taman Bunga Nusantara… You will be greeted by a huge black swan in the car park ^^ Some of my aunt’s friends said that the swan is the mascot of Taman Bunga
They have a huge place for a parking area and when I got there, there aren’t many people visiting this place *well… I came here at around 10.00 AM
* You can hop on to the tram in front of the ticket booth, The ticket price is Rp.20.000,- / adult. See the image on the left or visit the site www.tamanbunganusantara.com for further information about this place.
This place has many styles of garden from France, America, Bali and also Japan. This garden is spread out and each of them showed the style of garden based on its name. I like Japanese Garden more than other garden. Get the map at the entrance to help you planned which area do you want to visit. You will see the unique Peacock Garden near the entrance. It has the Peacock figure made from plants and the garden behind as the tail ^^ Quite amaze on how they create it
Next stop is the amphitheater. Like its name, this place is made for a show. There is a dome in the middle of the pool and a javanese princess statue at the back. Try this, go to the dome and talking inside of it, your voice is echoing!!
wihihihi… Other than that, my friend brought a bread to be given to the fish ^^
Going deeper and deeper, you will find the labyrinth garden. To go in, you will have to pay Rp.1000,-/person or go to the spot tower to look the view from above for Rp.1000,-/person. The tower is not too high… maybe 4 floors? and you can go up there by elevator or using stairs. The view is stunning! you can see the forest, garden and the mountain far away… wow… But…wait… I hear music from somewhere…hmmm… Aaaaaah!! there is a musical fountain overthere…
lets go there!!
Well… Its a fountain with a music… Not surprise with it, since I have seen a better one in Grand Indonesia or Fountain of wealth in Singapore. At the back of this place, you will find a small theme park called “Alam Imajinasi”. You can ride a train, playing chess or boat, etc but you have to pay to use all of them.
That’s it.. Remember to use a hat if you get here by noon. Its very hot since not all of the area has full of plants. My face got burnt when I get here well… I forgot to use the SPF cream too, so… this is it T___T This place also have the picnic area where you can bring food and gather together with you family or friends
Cibubur, a Thousand House Town ;p
22 Sep 2010 Leave a Comment
in Jakarta, Travelling
If we have a thousand temple island which is Bali then in Jakarta we have a thousand house town which is located in Cibubur, Jakarta Timur hahaha…I went there 2 weeks ago and thought that there are some places to go but… It’s not like what I thought, The only recreation place that I found is Taman Buah Mekarsari ^^;; Like the name, this place has a variety kind of fruit growing and the visitor can take the fruit from the tree.
Kota Wisata is a housing area where they adopt the design from many countries. You can find American, Japan, China or Europe style for each housing area. Each area represent the name of the city from those countries like Florida, Atlanta, Kyoto, Paris or Holland. In this housing area, you can find the recreation places called Kampung Wisata and small theme park called Fantasy Island.
Kampung Wisata itself has a various style too from China, Japan, America and of course our lovely country “Indonesia”
I visited Kampung China for the first place and quite amaze with the decoration. You can find a lot of shops with Chinese decoration selling Chinese stuff too ^^ Then we walked to Kampung America and got shock… The place is abandoned already, all of the shops has been closed and most of them is not in good condition.
Same condition happen to Kampung Japan, a lot of statues has been broken. The only places that still have life is Kampung China and Indonesia, but I can see that there are not many people visiting these places too. Actually the places has a good decoration and can be an interesting places for recreation, I don’t know why less and less people going here… Maybe because the place is too far from Jakarta?
OK…outside of Kampung Wisata, you can find Fantasy Island… Well… Can not find many choices of game here… Same condition with Kampung Wisata, some of them has been closed and the only game that can be used is taking a trip by boat around the pool. The ticket price is Rp.8.000,- =__=;;; You will be greeted by the London Bridge at the entrance of the park and some blue dinosaurs around the pool. I only spent around 20 minutes to get around the park from the outside and decided to go to the other places which is “Legenda Wisata”.
Legenda Wisata has the same concept with Kota Wisata but they adapt a legend style to the housing like Acropolis or Marcopolo. Once again…they have the same condition with Kota Wisata, it’s so quiet and some of recreation places is abandoned. You can go to Waterpark called Eldorado in this area. I didn’t go there since I thought that it will have the same condition with Fantasy Island
I just go to the Marketing office which adopted the style of Colosseum from Rome and you can see a pool with 7 Rome goddess and Triton behind this office. That’s it..! The town with a colorful and interesting style of houses to be seen but not as the recreational place :p
Klenteng Petak Sembilan, Glodok
28 Aug 2010 Leave a Comment
in Jakarta, Travelling
Klenteng means Chinese temple where you can pray to many God or Goddess in the temple. One of the oldest temple in Jakarta is Klenteng Petak Sembilan. It’s located in China Town, Glodok – Jakarta Pusat ^^. It’s not a big temple and you have to go through some alleys to get here. My aunt and I got lost many times just to get here by car fiuuuh… We went through Kemurnian Street no. IV and ask people ^^;; The road is too narrow to go through by two cars… Luckily, the one who drive is my uncle, I should be very stressfull if I had to drive in this place >__<
Finally we find the temple… First impression about this temple is there are many beggars at the front gate of the temple and there are a lot of people praying in this temple. There are three building in this area, the main temple is located on the inner side of the area. I don’t know about the other two building, but I saw that some people is praying on those building.
That day is “Sembahyang Rebutan” Event. For this day, we are praying for the lost souls or our ancestors. You will find a lot of people praying on the main temple. A lot of smoke from the incense filled the room… Oh no…the smoke causes a pain on my eyes and sometimes makes me cry. You can buy a package of incense, red candle and a pieces of paper act as a money for Rp.51,000.- for 3 packages.
You will need 3 incenses to pray for every God or Goddess. You can find Kwan Kong, Boddhisatva, Kwan Yin, Earth God even the people who take care for the temple and have passed away a long time ago. A Buddhist song can be heard in all of the room. Well…not much to be written for this temple but I enjoy praying here ^^
































Recent Comments